10 Desember 2009 7:05 am
Konferensi Perubahan Iklim 2009 (UN Climate Change Conference 2009) atau biasa disebut COP 15 yang merupakan KTT internasional mengenai perubahan iklim sudah dibuka di Copenhagen (Denmark) pada Senin 7 Desember 2009 kemarin dengan dihadiri oleh sekitar 15-ribu utusan dari 192 negara. Konferensi ini akan berlangsung hingga tanggal 18 Desember 2009. Pertemuan ini merupakan kesempatan terbaik dan terakhir dalam upaya menjawab tantangan dampak perubahan iklim.
Konferensi ini akan menjadi forum akbar komunitas lingkungan global dalam upaya menyelamatkan masa depan planet bumi. Langkah tersebut juga menjadi penting karena akan menentukan kesepakatan final pengganti Protokol Kyoto. Kesepakatan yang bertujuan utama mencegah terus berlanjutnya dampak negatif pemanasan global (global warming).
Sedikitnya ada tiga hal dasar yang nantinya diharapkan disepakati oleh pemerintah seluruh dunia dalam konperensi tersebut, yakni:
Problematika mendasar yang dihadapi dalam KTT PBB tentang Perubahan Iklim (UNCCC 2009) di Copenhagen adalah tuntutan pengurangan emisi karbon dunia. Hampir sebagian besar komunitas internasional mendesak agar dunia menghentikan segera pertumbuhan emisi rumah kaca, baik yang ditimbulkan oleh negara-negara industri maju (USA, Uni Eropa, dan Jepang) maupun negara-negara ekonomi baru (China dan India).
Pengurangan emisi tersebut harus berada di bawah ambang batas yang ditargetkan selama ini. Nilainya sekitar 25% hingga 40%. Bagi banyak aktivis lingkungan, angka pengurangan itu malah secara radikal harus ditingkatkan menjadi 80% hingga 95% pada 2050. Ironisnya, dalam hal ini masih terus terjadi tarik menarik kepentingan antar negara utamanya antara negara industri maju dan negara-negara ekonomi baru.
Doa saya sebagai anggota warga bumi, semoga para pemimpin yang tengah mengikuti Konferensi Perubahan Iklim (UN Climate Change Conference 2009) di Copenhagen, Denmark bisa mengambil kesepakatan yang bijaksana demi menyelamatkan bumi dari ancaman perubahan iklim yang semakin kentara kita rasakan.
Baca Juga:
Diposkan oleh: alamendah
Tag: COP 15, konferensi copenhagen, konferensi perubahan iklim 2009, ktt pbb tentang perubahan iklim, ktt perubahan iklim, pemanasan global, perubahan iklim, UN Climate Change Conference 2009
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
Kang kalo punya info, sejauh mana negeri ini memiliki peran yang effektif peran sertanya dalam kepedulian lingkungan ?
By yayat38 on 10 Desember 2009 pada 3:15 pm
ikutan ke konfress mas?
By Huang on 10 Desember 2009 pada 3:32 pm
Kalau ikut andil di konferensi itu senang ya, eh kita pun bisa ikut andil dengan langsung berbuat yah jaga lingkungan
By anny on 10 Desember 2009 pada 3:35 pm
tak banyak yang bisa saya lakukan untuk bumi ini mas komandan, selain berupaya untuk meminimalkan pencemaran lingkungan dan *menyiapkan kain kafan sejak dini*
By mas tyas on 10 Desember 2009 pada 3:45 pm
Tukeran LINK bang!!!
Mantap mudahan ada hasilnya setelah miting miting
By haris ahmad on 10 Desember 2009 pada 3:55 pm
harus ada perubahan!!!! untuk lebih baik
By haris ahmad on 10 Desember 2009 pada 3:56 pm
LINK dah saya pasang bang ^.^
By haris ahmad on 10 Desember 2009 pada 4:09 pm
izin ke-26 boleh kaaannn??? hihi… tumben komen2 kayak gini gak ada terus di blog saya ya…? kemana aja kang alam yang endah?? sakitkah??
*berharap konferensi di eropa itu bisa menghasilkan suatu kebijakan yg lebih baik utk alam* 🙂
By dhila13 on 10 Desember 2009 pada 4:38 pm
Semoga Konferensi Perubahan Iklim 2009 (UN Climate Change Conference 2009)
bisa sesuai harapan mereka , yaitu bisa mendapatkan cara cepat dan efektif tindakan dalam mengatasi perubahan iklim dan mendptkan cara mengurangi dan membatasi emisi gas karbon yg sangat mberbahaya.
By embun777 on 10 Desember 2009 pada 7:18 pm
Waduh gimana kelangsungan bumi kita ini kalo begini terus, cuaca mulai panaz, sengatan matahari terasa menusuk sampai keubun ubun kalo maen panasan di siang hari, marilah kita rawat bumi kalo bukan kita siapa lagi…
By Andy on 10 Desember 2009 pada 7:32 pm
Semoga Kang, bumi kita terlalu berharga untuk tidak dipelihara… Semoga konferensi ini menghasilkan kebijakan2 yang tepat untuk kelangsungan iklim yang lebih baik lagi di masa yang akan datang…
By casrudi on 10 Desember 2009 pada 9:21 pm
Malam kang..
By dasir on 10 Desember 2009 pada 10:21 pm
Komenku dianggap duplikat, mau ngetik lagi malas krn panjang.
Semoga menghasilkan yang terbaik aja konferensi ini. Salam
By dasir on 10 Desember 2009 pada 10:34 pm
semoga seluruh lapisan masyarakat di dunia ini bersama sama menjaga dan mencintai bumi ini sehingga polusi berkurang, penghijauan merata dan udara menjadi segar….semoga yah?
By wieda on 10 Desember 2009 pada 11:19 pm
amien,smoga kptsannya bijaksana.seperti apapun kptsanx pasti akan sangat mempengaruhi masyarakat dunia,dtnggu kunjungan baliknya. . salam kenal. . 😀
By technosurvivor on 10 Desember 2009 pada 11:20 pm