Daftar Tumbuhan Dilindungi di Indonesia | Catatan Singkat

Daftar tumbuhan yang dilindungi di Indonesia tertuang dalam Lampiran Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Dalam peraturan tersebut terdapat 58 jenis tumbuhan yang dilindungi di Indonesia.

Selain berisi daftar tumbuhan yang dilindungi, lampiran peraturan pemerintah tersebut juga berisikan daftar satwa (hewan) yang dilindungi. Sayangnya, selain daftar tersebut hanya memuat sedikit jenis flora Indonesia, terdapat beberapa kesalahan dalam penyebutan nama. Pun terdapat beberapa flora yang satu spesies tetapi ditulis sebagai spesies berbeda. Bahkan, dimungkinkan ada spesies fiktif.

Daftar Tumbuhan yang Dilindungi. Berikut adalah daftar ke-58 tumbuhan yang dilindungi. Pada beberapa jenis flora saya tambahkan catatan sebagai keterangan dan penjelasan singkat hasil ‘investigasi’ saya akan spesies tersebut.

Palmae; Tumbuhan dari famili Palmae (Arecaceae) atau palem-paleman yang dilindungi:

Amorphophallus titanum

Amorphophallus titanum yang merupakan anggota famili Araceae

  1. Amorphophallus decussilvae; Bunga bangkai jangkung; (Bunga bangkai tidak termasuk dalam famili Arecaceae (Palmae) melainkan dalam famili Araceae (talas-talasan). Nama ilmiah tumbuhan ini seharusnya Amorphophallus decus-silvae)
  2. Amorphophallus titanum; Bunga bangkai raksasa; (Bunga bangkai tidak termasuk dalam famili Arecaceae (Palmae) melainkan dalam famili Araceae (talas-talasan)).
  3. Borrassodendron borneensis; Bindang, Budang; (nama ilmiah yang benar Borassodendron borneense)
  4. Caryota no; Palem raja
  5. Ceratolobus glaucescens; Palem Jawa
  6. Cystostachys lakka; Pinang merah Kalimantan; (Nama ilmiah yang benar Cyrtostachys lakka; dan merupakan sinonim dari Cyrtostachys renda).
  7. Cystostachys ronda; Pinang merah Bangka; (Nama ilmiah yang benar Cyrtostachys renda. Menilik dari nama ilmiah C. lakka yang sinonim dari C. renda seharusnya kedua tumbuhan ini masih satu spesies atau jenis. Penjelasan lebih lengkap baca Palem Merah).
  8. Eugeissona utilis; Bertan.
  9. Johanneste ijsmaria altifrons; Daun payung; (Nama ilmiah yang benar Johannesteijsmannia altifrons. Tumbuhan ini lebih terkenal dengan nama Daun sang).
  10. Livistona spp.; Palem kipas Sumatera. Semua jenis dari genus Livistona;
  11. Nenga gajah; Palem Sumatera
  12. Phoenix paludosa; Korma rawa
  13. Pigafatta filaris; Manga. (tidak pernah tertera dalam literatur flora dunia).
  14. Pinanga javana; Pinang Jawa

Rafflessiacea; Tumbuhan dari famili Rafflesiaceae (dengan satu huruf “S”) yang dilindungi:

  1. Rafflesia spp.; Rafflesia, Bunga padma. Semua jenis dari genus Rafflesia.

Orchidaceae; Tumbuhan dari family Orchidaceae yang dilindungi:

Anggrek Larat (Dendrobium bigibbum)

Anggrek larat (Dendrobium bigibbum)

  1. Ascocentrum miniatum; Anggrek kebutan
  2. Coelogyne pandurata; Anggrek hitam
  3. Corybas fornicatus; Anggrek koribas
  4. Cymbidium hartinahianum; Anggrek hartinah
  5. Dendrobium catinecloesum; Anggrek karawai. (tidak tertera dalam data LIPI maupun literatur anggrek dunia).
  6. Dendrobium d’albertisii; Anggrek albert. (tidak tertera dalam literatur anggrek dunia. Kemungkinan merupakan anggrek Dendrobium antennatum).
  7. Dendrobium lasianthera; Anggrek stuberi. (Anggrek ini dan Dendrobium ostrinoglossum merupakan satu spesies yang sama)
  8. Dendrobium macrophyllum; Anggrek jamrud
  9. Dendrobium ostrinoglossum; Anggrek karawai. (sinonim dari Dendrobium lasianthera. Jadi kedua anggrek ini (D. lasianthera dan D. ostrinoglossum) sebenarnya merupakan satu spesies yang sama)
  10. Dendrobium phalaenopsis; Anggrek larat. (sinonim dari anggrek Dendrobium bigibbum).
  11. Grammatophyllum papuanum; Anggrek raksasa Irian. (sinonim dari anggrek Grammatophyllum speciosum. Jadi antara anggrek G. papuanum dan G. speciosum sebenarnya merupakan satu spesies).
  12. Grammatophyllum speciosum; Anggrek tebu. (Antara anggrek G. papuanum dan G. speciosum sebenarnya merupakan satu spesies).
  13. Macodes petola; Anggrek ki aksara
  14. Paphiopedilum chamberlainianum; Anggrek kasut kumis. (sinonim dari Paphiopedilum victoria-regina).
  15. Paphiopedilum glaucophyllum; Anggrek kasut berbulu
  16. Paphiopedilum praestans; Anggrek kasut pita. (sinonim dari Paphiopedilum glanduliferum).
  17. Paraphalaenopsis denevei; Anggrek bulan bintang
  18. Paraphalaenopsis laycockii; Anggrek bulan Kaliman Tengah
  19. Paraphalaenopsis serpentilingua; Anggrek bulan Kaliman Barat
  20. Phalaenopsis amboinensis; Anggrek bulan Ambon
  21. Phalaenopsis gigantea; Anggrek bulan raksasa
  22. Phalaenopsis sumatrana; Anggrek bulan Sumatera
  23. Phalaenopsis violacose; Anggrek kelip. (Nama ilmiah Phalaenopsis violacose tidak valid kemungkinan anggrek yang dimaksud adalah Phalaenopsis violacea).
  24. Renanthera matutina; Anggrek jingga
  25. Spathoglottis zurea; Anggrek sendok. (Spesies tersebut sebenarnya tidak pernah tertera dalam literatur anggrek dunia).
  26. Vanda celebica; Vanda mungil Minahasa
  27. Vanda hookeriana; Vanda pensil. (Merupakan sinonim dari Papilionanthe hookeriana).
  28. Vanda pumila; Vanda mini
  29. Vanda sumatrana; Vanda Sumatera

Nephentaceae; Tumbuhan dari famili Nephentaceae yang dilindungi:

Nepenthes ephippiata

Nepenthes ephippiata, salah satu jenis kantong semar

  1. Nephentes spp.; Kantong semar. Semua jenis dari genus Nephentes; (Nama genus yang benar adalah Nepenthes)

Dipterocarpaceae; Tumbuhan dari famili Dipterocarpaceae yang dilindungi:

  1. Shorea stenopten; Tengkawang. (Spesies tersebut sebenarnya tidak pernah tertera dalam literatur dunia).
  2. Shorea stenoptera; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  3. Shorea gysberstiana; Tengkawang. (Spesies tersebut sebenarnya tidak pernah tertera dalam literatur dunia. Kemungkinan merupakan Shorea gysbertsiana, nama ilmiah yang belum diakui).
  4. Shorea pinanga; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  5. Shorea compressa; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  6. Shorea semiris; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui dan beberapa ahli memasukkannya sebagai sinonim dari Hopea seminis.
  7. Shorea martiana; Tengkawang. (Spesies tersebut tidak pernah dalam literatur dunia).
  8. Shorea mexistopteryx; Tengkawang. (Spesies tersebut tidak tertera dalam literatur dunia).
  9. Shorea beccariana; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  10. Shorea micrantha; Tengkawang. (Spesies tersebut tidak tertera dalam literatur dunia).
  11. Shorea palembanica; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  12. Shorea lepidota; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.
  13. Shorea singkawang; Tengkawang. Nama ilmiah ini belum diakui.

Catatan atas Daftar Tumbuhan yang Dilindungi. Mencermati daftar tumbuhan yang dilindungi sebagaimana tercantum dalam lampiran PP No. 7 Tahun 1999 tersebut, Alamendah’s Blog memiliki beberapa catatan.

  • Terlalu sedikit Spesies yang didaftar; Indonesia sebagai negara megadiversity memiliki kekayaan flora yang sangat banyak. Sekitar 60% dari total spesies di dunia terdapat di Indonesia. Sayangnya yang tercatat sebagai tumbuhan yang dilindungi hanya 58 jenis saja. Sehingga aneka tumbuhan langka lain justru luput dari peraturan ini. Tumbuhan Indonesia yang terancam punah mencapai ratusan jenis yang terdiri atas 2 spesies dengan status Extinct In the Wild (Punah di Alam Liar), 115 jenis berstatus Critically Endangered (Kritis), 74 jenis tumbuhan berstatus Endangered (Terancam), dan 206 spesies tumbuhan dengan status Vulnerable (Rentan). Sebagai contoh beberapa tumbuhan langka yang terdaftar dalam sebagai tumbuhan terancam punah oleh IUCN Redlist tapi tidak terdaftar sebagai tumbuhan yang dilindungi:
    • Kawoli (Alloxylon brachycarpum) ; berstatuskan Endangered
    • Kokoleceran (Vatica bantamensis) ; berstatuskan Endangered
    • Berbagai spesies dari genus Dipterocarpus (meranti-merantian)
  • Kesalahan memasukkan famili tumbuhan (salah mengategorikan); Terdapat dua spesies bunga bangkai (Amorphophallus decus-silvae dan A. titanum) yang digolongkan dalam famili Palmae (Arecaceae) atau palem-paleman, padahal keduanya merupakan anggota famili Araceae (talas-talasan).
  • Kesalahan penulisan nama ilmiah; Penulisan nama-nama ilmiah yang keliru diantaranya adalah: Amorphophallus decussilvae (seharusnya Amorphophallus decus-silvae); Borrassodendron borneensis (Borassodendron borneense); Cystostachys ronda (Cyrtostachys renda); Johanneste ijsmaria altifrons (Johannesteijsmannia altifrons); dan Phalaenopsis violacose (seharusnya Phalaenopsis violacea).
  • Satu spesies tertulis sebagai dua spesies yang berbeda; Menilik nama ilmiahnya bisa dipastikan beberapa spesies tumbuhan dalam daftar ini sebenarnya merupakan satu spesies namun dianggap sebagai dua spesies yang berbeda. Seperti: Cyrtostachys lakka dan Cyrtostachys renda (nama yang pertama merupakan sinonim dari nama ilmiah yang kedua); Dendrobium ostrinoglossum dan Dendrobium lasianthera (nama yang pertama merupakan sinonim dari nama ilmiah yang kedua); Grammatophyllum papuanum dan Grammatophyllum speciosum (nama yang pertama merupakan sinonim dari nama ilmiah yang kedua);
  • Nama ilmiah spesies yang belum diakui secara internasional; sedikitnya 8 spesies dari genus Shorea di atas merupakan nama ilmiah yang belum diakui.
  • Terdapat spesies fiktif; Sedikitnya 9 jenis tumbuhan yang dilindungi dimungkinkan merupakan flora fiktif karena tidak terdaftar dalam literatur, baik di Indonesia maupun di dunia. Tumbuhan-tumbuhan fiktif itu diantaranya adalah: Dendrobium catinecloesum; Dendrobium d’albertisii; Spathoglottis zurea; Pigafatta filaris; Shorea stenopten; Shorea gysberstiana; Shorea martiana; Shorea mexistopteryx; Shorea micrantha;

Bisa jadi hasil ‘investigasi’ saya keliru. Makanya, sobat-sobat yang lebih mengerti taksonomi bisa ikut urun rembug di sini. Dan jika yang saya sampaikan ternyata keliru, bolehlah meninggalkan tanggapan di kolom komentar.

Namun jika beberapa catatan di atas ternyata benar, kiranya pemerintah perlu sesegera mungkin untuk merivisi lampiran PP. Nomor 7 Tahun 1999. Karena, peraturan ini merupakan pedoman dasar untuk menjaga kelestarian kekayaan flora Indonesia. Jika dasar hukumnya saja sudah banyak kekeliruan, bagaimana dengan penegakannya?.

Referensi:

Baca artikel tentang tumbuhan dan lingkungan hidup lainnya:

About these ads

Tentang Alam Endah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Tulisan ini dipublikasikan di flora dan tag , , , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Daftar Tumbuhan Dilindungi di Indonesia | Catatan Singkat

  1. angga SDP berkata:

    buat yg butuh blackberry harga murah meriah baru 100% garansi 2 tahun

    h**p://siteponsel.wordpress.com/2012/05/08/jual-blackberry-new-garansi-2tahun-harga-murah-meriah/

  2. Dr. Mesin Kasir berkata:

    I love rose, so keep it grow beautifully :D

  3. SaSoPeTek berkata:

    Paling unik kantung semar ya, tumbuhannya bisa menangkap serangga ya kalo ga salah

  4. Guardian Angel berkata:

    bunganya indah-indah.. *_*

    rugi klo ampek punah,, :)

  5. Hahaha ada” ajj kamu Guardian Angel :-D :-D

  6. Stefan Gunz berkata:

    Masa BB aja g punya ih kampungan banget .. :O

  7. naila berkata:

    sayang sekali ya , kalo aja ibu tien soeharto tahu, mungkin beliau akan sedih

  8. steven chen berkata:

    salah siapa????? pemerintah atau masyarakatnya ? percuma kalau dikasih ribuan jenis anggrek yang begitu bagus kalau tdk bisa dirawat dan dijaga, ayo dong sobat kita lestarikan anggrek indonesia jgn sampai anak cucu kita tdk tahu dan bahkan mengenal anggrek yg ada dan tumbuh di indonesia.

  9. aa berkata:

    pada bersisik ajjh llw semuahh :}

  10. windah berkata:

    saya tertarik dengan dunia botani,,,termasuk ribuan anak indonesia,,,, sayangnya kita tidak pernah ada dukungan dari pemerintah dan lingkungan,, harusnya pendidikan botani dimasukkan dalam kurikulum sekolah sejak dini agar anak2 kita lebih mencintai flora2 Indonesia yang amat banyak ragamnya,,, terimakasih mas Alamendah. turut menyumbangkan tulisan ini,,, :D

  11. Akhwan Suwandi berkata:

    Kantong semar banyak tumbuh di daerah rawa berpasir terutama di Sumatera dan Kalimantan

  12. Ping balik: Berus Mata Buaya (Bruguiera hainesii) Bakau Cantik Langka | Alamendah's Blog

  13. andre berkata:

    semoga doa mereka dikabulkan

  14. Ping balik: Phalaenopsis violacea (Anggrek Kelip) nan Harum | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s