Cempaka Hutan Kasar Flora Identitas Sulawesi Barat

Cempaka hutan kasar (kadang disebut juga cempaka hutan) merupakan flora identitas provinsi Sulawesi Barat. Banyak literatur berbahasa Indonesia yang memberi nama latin Elmerrillia ovalis kepada tanaman ini meskipun nama ilmiah resminya adalah Magnolia vrieseana. Nama yang pertama adalah nama sinonim.

Cempaka hutan kasar merupakan tanaman endemik Indonesia yang persebarannya secara alami terbatas di pulau Sulawesi dan Maluku. Lantaran itu tidak mengherankan jika kemudian cempaka hutan kasar (Magnolia vrieseana) ditetapkan menjadi flora identitas Sulawesi Barat.

Dalam beberapa literatur Indonesia, cempaka hutan kasar dikenal sebagai Elmerrillia ovalis. Namun berdasarkan data www.theplantlist.org, nama latin resmi tumbuhan ini adalah Magnolia vrieseana (Miq.) Baill. ex Pierre dengan beberapa nama sinonim yaitu Elmerrillia ovalis (Miq.) Dandy, Elmerrillia vrieseana (Miq.) Dandy, Magnolia ovalis (Miq.) Figlar, Talauma ovalis Miq., dan Talauma vrieseana Miq.

Beberapa literatur lainnya justru menyamakan cempaka hutan kasar dengan Nyamplung (Calophyllum inophyllum). Ini bisa dimengerti karena di Indonesia penamaan berbagai tumbuhan sering kali mempunyai kemiripan yang terkadang tumpang tindih. Sebagai contoh tumbuhan dengan nama cempaka cukup banyak jenisnya di Indonesia, mulai dari cempaka kuning (Michelia champaca), cempaka putih (Michelia alba), cempaka bulus (Magnolia blumei), cempaka gunung (Talauma rumphii), cempaka hutan alus (Michelia celebica), cempaka mulia (Plumiera acuminata), maupun cempaka kubur (Plumiera acuminata).

Cempaka Hutan Kasar

Cempaka hutan kasar dalam perangko seri flora fauna Indonesia 2008

Cempaka yang menjadi flora identitas (maskot) Sulawesi Barat ini merupakan tanaman berkayu dengan tinggi pohon mencapai 45 meter dan dengan diameter pangkal batang mencapai 2 meter. Batang bulat lurus dengan kulit batang berwarna coklat muda serta di beberapa bagian biasanya kulitnya mengelupas.

Daunnya tunggal, berukuran besar dengan bentuk lonjong. Di bagian bawah permukaan daun biasanya memiliki bulu halus. Bunga berwarna putih atau kuning. Buahnya berbentuk lonjong dengan 4 biji di dalamnya.

Pohon cempaka hutan kasar (Magnolia vrieseana) merupakan tanaman asli Indonesia (bahkan endemik) yang mempunyai daerah sebaran terbatas di pulau Sulawesi dan kepulauan Maluku. Biasanya tumbuh baik di hutan hujan tropika di dataran rendah hingga pegunungan pada ketinggian 1000 m dpl.

Pemanfaatan pohon cempaka hutan kasar umumnya dalah kayu batangnya. Kayu pohon ini mempunyai kualitas baik dan terkenal awet sebagai bahan bangunan. Selain itu sering juga digunakan sebagai bahan ukiran pada rumah tradisional Toraja.

Pohon Cempaka hutan kasar (Magnolia vrieseana) bukan sekedar flora identitas provinsi Sulawesi Barat yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat saja. Namun tumbuhan endemik Sulawesi dan Maluku ini meruapakan salah satu kekayaan alam dan kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. Untungnya, tumbuhan ini masih banyak yang membudidayakan dan bukan termasuk tumbuhan langka.

Klasifikasi ilmiah: Plantae; Filum: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Magnoliales; Famili: Magnoliaceae; Genus: Magnolia; Spesies: Magnolia vrieseana.

Referensi dan gambar:

Baca artikel tentang flora Indonesia dan lingkungan hidup lainnya:

About these ads

Tentang Alam Endah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Tulisan ini dipublikasikan di flora dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

21 Balasan ke Cempaka Hutan Kasar Flora Identitas Sulawesi Barat

  1. Lidya berkata:

    kalau cempaka yg suka ditanam bukan dihutan itu beda ya pak?

  2. yisha berkata:

    makasih postmuuuuu…..

  3. melly berkata:

    Perangkonya cantik..

  4. Info obat alami berkata:

    penasaran kaya apa tumbuhanya, makasih infonya pak..makin bangga dah sama indonesia

  5. mariasunarto berkata:

    bunga cempaka ini apa sama dengan cempaka putih/kuning yang wangi

  6. Phie berkata:

    Indonesia begitu kayanya, mari tetap mencintainya.. & melestarikan apa yang telah dianugerahkan Tuhan untuk kita. Terima kasih postingannya, Pak Alam :)

  7. monda berkata:

    Tinggi amat bisa sampai 45 meter,

    mas kok banyak info yg diulang2 ya, misal flora endemik Sulawesi disebut sampai 3 kali, synonym 2 kali , dsb he..he…, maaf kok kali ini kurasa agak mengganggu

  8. Gak ada fotonya ya Pak?

  9. Ani Berta berkata:

    Cempaka hias atau cempaka putih wanginya seperti jika ada orang meninggal, nah kalo cempaka yg hutan ini, wanginya gimana ya?

  10. aming berkata:

    mas alam….apa kabar,,,,
    izin singgah yaa

  11. Jejak Puisi berkata:

    lengkap y penjelasannya…. ane juga baru tau nih… hm, thanks dah berbagi y sob. bisa tambah ilmu juga di sini.

    salam semangat selalu… ;)

  12. pututik berkata:

    berarti untuk kayunya bener2 bisa dimanfaatkan ya? tumbuhnya sebesar apa mas?

  13. Emirillia Ovalis berkata:

    Mirip nama saya …..

  14. waahh makasih bnget mas..salam kenal..

  15. Ping balik: Cendana atau Santalum album Pohon Aroma Primadona | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s