Mengenal Kuskus Mamalia Berkantung

Kuskus merupakan salah satu mamalia berkantung yang ada di Indonesia. Seperti kanguru, kuskus betina melahirkan anaknya kemudian merawat dan membawa anaknya dalam kantung yang terdapat di perutnya.

Kuskus sering dianggap hewan yang sama dengan kukang, padahal keduanya berbeda. Ciri utama kus-kus selain kantong yang terdapat di perutnya adalah bentuk muka yang bundar dengan daun telinga yang kecil, serta bulu yang lebat.

Selain itu kuskus mempunyai ekor yang panjang dan kuat yang berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Ekor kuskus juga menjadi senjata pertahanan dengan cara mengaitkan ekornya kuat-kuat pada batang atau cabang pohon.

Kuskus beruang (Ailurops ursinus) merupakan kuskus terbesar (gambar: wikipedia)

Kuskus merupakan binatang herbivora dengan makanan utama dedaunan dan buah-buahan. Satwa yang sangat pendiam ini hidup secara soliter. Kuskus merupakan satwa australis yang persebarannya terbatas di Indonesia bagian timur (Sulawesi, Maluku, Papua), Australia dan Papua New Guinea.

Kuskus terbesar adalah kuskus beruang (Ailurops ursinus) yang panjang tubuhnya mencapai 1 meter lebih. Sedangkan jenis kuskus terkecil adalah kus-kus kerdil yang memiliki panjang tubuh hanya 29-38 cm dengan berat hanya 1 kg.

Selain dianggap sebagai spesies yang sama dengan kukang, orang juga lebih sering menganggap kuskus sebagai satu spesies. Padahal kuskus terdiri atas beberapa spesies yang terkelompokkan dalam 5 genus yakni Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, Strigocuscus, dan Trichosurus.

Macam Jenis Kuskus. Dari 5 genus kuskus, 4 genus terdapat di Indonesia yakni Ailurops, Phalanger, Spilocuscus dan Strigocuscus. Beberapa spesies jenis kuskus yang terdapat di Indonesia, diantaranya adalah:

  • Kuskus Beruang (Ailurops ursinus); Kuskus yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai Bear Cuscus, Bear Phalanger, atau Sulawesi Bear Cuscus ini terdapat di pulau Sulawesi, pulau Butung, pulau Peleng, pulau Togian, Indonesia. Kuskus terbesar dengan panjang tubuh mencapai lebih dari 1 meter ini oleh IUCN Redlist dikategorikan dalam status konservasi “Vulnerable” (Rentan).
  • Kuskus gebe (Phalanger alexandrae); Kuskus ini merupakan endemik pulau Gebe, pulau kecil di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku, Indonesia) dan baru ditemukan pada tahun 1995. Status konservasinya “Endangered” (terancam punah).
  • Kuskus gunung atau mountain cuscus (Phalanger carmelitae); Terdapat di Papua (Indonesia dan Papua New Guinea). Status konservasinya “Least Concern”(Resiko rendah).
  • Kuskus tanah atau ground cuscus (Phalanger gymnotis); Terdapat di Papua (Indonesia dan Papua New Guinea). Status konservasinya “Least Concern”.
  • Kuskus matabiru atau Blue-eyed Cuscus (Phalanger matabiru); Merupakan kuskus satwa endemik pulau Ternate dan Tidore, Maluku. Kuskus yang baru teridentifikasi pada tahun 1995 ini berstatus konservasi “Vulnerable”.
  • Kuskus australia atau Southern Common Cuscus (Phalanger mimicus); mempunyai sebaran yang luas meliputi Australia, Indonesia, (Papua) dan Papua New Guinea. Status konservasi: “Least Concern”.
  • Northern Common Cuscus (Phalanger orientalis); Kuskus yang disebut juga sebagai Grey Cuscus dan Common Phalanger ini terdapat di Indonesia (pulau Timor, Wetar, Leti, Ambon, Buru, Seram dan beberapa pulau lain di Maluku), Timor Leste, Papua New Guinea, dan Kep. Solomon. Status konservasi: “Least Concern”.
  • Ornate Cuscus atau Moluccan Cuscus (Phalanger ornatus); Terdapat di pulau Halmahera, Bacan, dan Morotai. Status konservasinya “Least Concern”.
  • Kuskus pulau obi atau Obi Cuscus (Phalanger rothschildi); Terdapat di pulau Obi dan Bisa, Maluku. Status konservasinya “Least Concern”.
  • Silky Cuscus (Phalanger sericeus); Terdapat di pulau Papua (Indonesia dan Papua New Guinea). Kuskus yang hidup di ketinggian antara 1.500-3.600 meter dpl ini berstatus konservasi “Least Concern”.
  • Stein’s Cuscus (Phalanger vestitus); Satwa ini terdapat di pulau Papua (Indonesia dan Papua New Guinea). Kuskus yang hidup di ketinggian antara 1.200-2.200 meter dpl ini berstatus konservasi “Least Concern”.
  • Common Spotted Cuscus (Spilocuscus maculatus); Terdapat di Indonesia (Maluku, pulau Yapen, kep. Aru, Papua), Australia, dan Papua New Guinea. Status konservasinya “Least Concern”.
  • Kuskus kerdil (Strigocuscus celebensis); Kuskus yang disebut juga sebagai Small Sulawesi Cuscus, Little Celebes Cuscus, Small Cuscus ini merupakan kuskus terkecil yang terdapat di Sulawesi dan pulau sekitarnya seperti Sangihe dan Siau. Status konservasinya “Vulnerable”.

Spesies kuskus lainnya:

  • Eastern Common Cuscus (P. intercastellanus); Papua New Guinea.
  • Woodlark Cuscus (P. lullulae); Papua New Guinea.
  • Telefomin Cuscus (Phalanger matanim); Papua New Guinea.
  • Short-eared Brushtail Possum (Trichosurus caninus); Australia.
  • Common Brushtail Possum (T. vulpecula); Australia.

Dilindungi Tapi Banyak Dipelihara. Kuskus merupakan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan PP. No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Namun binatang lucu ini ternyata banyak diperjualbelikan dan dipelihara dengan bebas.

Perundang-undangan Indonesia (PP. No. 7 Tahun 1999) ternyata hanya memasukkan genus Phalanger saja tanpa merinci perspesies. Bahkan 3 genus lainnya (Ailurops, Strigocuscus dan Spilocuscus) tidak termaktub di dalamnya.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Subkelas: Marsupialia; Ordo: Diprotodontia; Sub-ordo: Phalangeriformes; Famili: Phalangeridae; Genus: Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, Strigocuscus, dan Trichosurus; Spesies: lihat artikel.

Referensi: http://www.iucnredlist.org; Gambar: en.wikipedia.org

Baca artikel tentang alam lainnya:

About these ads

Tentang Alam Endah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Tulisan ini dipublikasikan di satwa dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

101 Balasan ke Mengenal Kuskus Mamalia Berkantung

  1. M Nasir berkata:

    Wah boleh juga ceritanya dengan binatang pemalu itu. Saya punya satu, saya lepas-bebaskan di pohon mangga. Kelihatannya senang tinggal di pohon…

  2. Ping-balik: Kuskus Tutul Hitam Marsupial Langka Papua « rieshyarimashya

  3. devia berkata:

    boleh di bawa ke petshop ga sih?kalo saya punya satu baru beli tp udah jinak katanya,kira2 kalo di bawa trs di taro ketangan galak ga?

  4. abdul malikul berkata:

    aku juga punya kuskus tapi dia biam terus di kandang dan dia gak mau makan
    enaknya kasih apa ya..?

  5. abdul malikul berkata:

    aku juga punya kuskus tapi dia diam terus di kandang dan dia gak mau makan
    enaknya kasih apa ya..?
    dan dia harus di bagaimanakan?
    tolong jawab

    • alamendah berkata:

      Itulah yang sering terjadi. Kuskus termasuk hewan pemalu, sulit beradaptasi, dan gampang stres. Sehingga kemudian banyak kuskus yang mati saat dipelihara.
      Pesan saya, hubungi dan serahkan saja kepada badan konservasi dan rehabilitasi yg menangani kuskus.

      • raia berkata:

        Yg dpt hukuman dr negara kl piara kuskus atau piara kukang ?????

        Knp piara d hukum tp penjual masi bebas menjual ??????? Hah !!!

  6. Richie Aditya berkata:

    cara merawat kus kus dengan baik gmana yah????
    dan biar cepet jinak gmana caranya????

    please jawab…..

  7. rachmat/riswan berkata:

    saya menemukan kuskus di alam liar,tepat’nya di tangerang kota.kuskus tersebut bersimbah darah,jadi saya tolong…. beri saran tentang makanan cara memelihara atau kirimkan tempat observasi untuk kuskus
    hubungi saya
    RISWAN – 08565918****

  8. raia berkata:

    Piara kukang ada hukuman nya 5taun penjara dan denda 100jt

    Tp knp masi djual bebas ???????

    Sy mauu piara krn kasian dan ingin menyelamatkan dia dr tangan penjual

    Yg d hukum tuh penjual , bukan yg piara dgn kasi sayang !!!

    Fuck lahh buat UUD tp bebas jual2 kukang

  9. ayu berkata:

    saya di beri tugas oleh guru mencari ciri ciri ttg bntg kuskus…..apkh tdak ad selain ciri ciri istimewa yg lainnya selaind mempunyai kantung

    • alamendah berkata:

      Ciri-ciri yang lain sudah tertera di artikel di atas, kok.

      1. ekor yang panjang dan kuat yang berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya juga sebagai senjata.
      2. bentuk muka yang bundar
      3. daun telinga yang kecil
      4. bulu yang lebat
      5. sangat pendiam ini hidup secara soliter
  10. abank berkata:

    kukang makan apa???

  11. Ping-balik: Kuskus?? | ariyaninovita

  12. Ping-balik: Nama latin 100 hewan atau fauna (binatang) Indonesia « Fachri's Blog

  13. Agus berkata:

    Saya mau nanya.
    Perbeda’n kuskus cewek/cowok.
    Liat’a dri pa’a.

    Tolong djawab’a.

  14. steven berkata:

    Jadi kalo beli kus-kus… , harus ada surat ya???

  15. hani forester berkata:

    saya punya tugas klo kuskus buruang yang tinggal di alam bebas itu sarangnya terbuat dari apa yha….???

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s