Daftar Cagar Alam Indonesia di Nusa Tenggara dan Bali

Daftar Cagar Alam Indonesia di Nusa Tenggara dan Bali merupakan seri daftar cagar alam yang dipunyai oleh Indonesia. Cagar alam (nature sanctuary) merupakan suatu kawasan yang dilindungi oleh negara karena keadaan alamnya yang mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, maupun ekosistem.

Cagar Alam termasuk kawasan Suaka Alam di samping Suaka Margasatwa. Perlindungan terhadap kawasan cagar alam dilakukan secara alami tanpa melibatkan campur tangan manusia sehingga seluruh komponen ekosistem, baik flora, fauna, maupun habitatnya harus dibiarkan sesuai dengan aslinya.

Setiap Cagar Alam mewakili tipe ekosistem tertentu seperti savana (padang rumput), hutan dataran rendah, terumbu karang dan lain sebagainya. Karena itu, di Indonesia dikenal ada istilah Cagar Alam (Cagar Alam yang berada di daratan), Cagar Alam Laut, dan Cagar Alam Biosfer.

Hingga tahun 2008, di Indonesia tercatat sebanyak 237 kawasan yang ditetapkan sebagai Cagar Alam dengan luas keseluruhan mencapai 4.730.704,04 ha. Cagar Alam tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia termasuk di provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Berikut ini adalah daftar Cagar Alam Indonesia yang terdapat di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Daftar ini merupakan seri daftar Cagar Alam di Indonesia yang berusaha didokumentasikan oleh Alamendah’s Blog.

Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Bali

  • Cagar Alam BATUKAHU I/II/III; Tabanan, 1.762,80 ha, SK Menteri Pertanian RI Nomor: 716/Kpts/Um/9/74, 29 September 1974.

Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Cagar Alam MAUBESI; Belu, Nusa Tenggara Timur,1.830,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 394/Kpts/Um/5/81, 7 Mei 1981.
  • Cagar Alam GUNUNG MUTIS; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, 12.000,00 ha, SK Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 423/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999.
  • Cagar Alam PERHALU; Kupang, Nusa Tenggara Timur, 1.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 196/Kpts-II/1993, 27 Februari 1993.
  • Cagar Alam TAMBORA; Ende, Nusa Tenggara Timur, 1.000,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 423/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999.
  • Cagar Alam WATU ATA; Ngada, Nusa Tenggara Timur, 4.898,80 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 432/Kpts-II/1992, 5 Mei 1992.
  • Cagar Alam WAY WUUL/MBURAK; Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 1.484,84 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 437/Kpts-II/1996, 9 Agustus 1996.
  • Cagar Alam WOLO TADO, NGEDE NALO MERAH, SIUNG; Ngada, Nusa Tenggara Timur, 4.016,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: 429/Kpts-II/1992, 5 Mei 1992.

Daftar Cagar Alam Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Barat

  • Cagar Alam PULAU PANJANG; Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 1.641,25 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 399/Kpts-II/1986, 21 April 1986.
  • Cagar Alam SANGIANG; Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 7.492,25 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 418/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999.
  • Cagar Alam TAMBORA SELATAN; Dompu, Nusa Tenggara Barat, 23.840,81 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 418/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999.
  • Cagar Alam TANAH PEDAUH; Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 543,50 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 348/Kpts/Um/8/75, 20 Agustus 1975.
  • Cagar Alam TOFO KOTA LAMBU; Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 3.333,00 ha, Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan RI Nomor: 418/Kpts-II/1999, 15 Juni 1999.

Jumlah lokasi Cagar Alam Indonesia di Bali dan Nusatenggara memang jauh lebih sedikit ketimbang jumlah Cagar Alam yang terdapat di pulau dan provinsi lain seperti Cagar Alam di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, maupun Papua. Tetapi yang sedikit itu jika mampu kita lestarikan tentunya akan menjadi warisan berharga buat anak cucu dan seluruh umat dunia.

Referensi:

Baca artikel tentang alam lainnya:

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Tulisan ini dipublikasikan di Indonesia dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

23 Balasan ke Daftar Cagar Alam Indonesia di Nusa Tenggara dan Bali

  1. Fitri berkata:

    Pertamax :D :mrgreen:

  2. Fitri berkata:

    Met lebaran dan mohon maaf lahir dan batin. :D :D

  3. marsudiyanto berkata:

    Ndog Asin yo dilindungi lho Mas…
    Dilindungi cangkang maksude

  4. nisa berkata:

    Siipp :) banyak juga ya cagar alamnya ^^

  5. toko online berkata:

    Ternyata masih banyak yang peduli dengan kekayaan Indonesia, mari kita lindungi kekayaan Indonesia dan kita manfaatkan sebaik mungkin.

  6. budiarnaya berkata:

    Di Bali cuman di Tabanan aja yang ada yach

  7. ais ariani berkata:

    pak guru, mau tanya.. kalau pulau komodo yang deket labuan bajo tuh bukan cagar alam?
    *ketahuan deh ga pernah baca*

  8. rhid berkata:

    Cagar alam di jawa ada brapa?

  9. Vulkanis berkata:

    Banyak juga yah Kang

  10. Vulkanis berkata:

    Salam hangat selalu deh dari Akang

  11. vizon berkata:

    Semoga kita dapat menjaga anugerah besar yang telah Tuhan berikan untuk tanah air kita ya Kang… :)

    Oya, selamat idul fitri ya, mohon maaf lahir dan batin
    Maaf juga sudah sangat lama tidak main ke sini.. :)

  12. mariasunarto berkata:

    cagar alam yang tidak terkenal dilupakan kali ye. saking banyakmya , kuwalahan deh.

  13. Ping balik: Daftar Cagar Alam Indonesia di Papua | Alamendah's Blog

  14. Ping balik: Daftar Cagar Alam Indonesia di Maluku | Alamendah's Blog

  15. Ping balik: Daftar Cagar Alam Indonesia di Pulau Sulawesi | Alamendah's Blog

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s