Mengenal survival

survival-425 Survival merupakan kemampuan untuk bertahan hidup di dalam kondisi apapun. Survival juga bisa diartikan sebagai teknik dalam menghadapi berbagai ancaman yang mengancam keselamatan diri. Di kalangan penggiat out bond survival dimaknai sebagai kemampuan dan teknik bertahan terhadap kondisi yang membahayakan kelangsungan hidup yang terjadi di alam terbuka dengan mempergunakan perlengkapan seadanya. Pelaku dari survival sendiri disebut survivor.

Kemampuan bertahan hidup (survival) ini sangat penting dikuasai oleh setiap orang yang sering beraktifitas di alam bebas seperti pecinta alam dan pendaki gunung. Dengan memahami prinsip dasar survival, seorang survivor diharapkan mampu mempersiapkan diri (penguasaan medan, peralatan, dan teknik) dan mampu mengambil tindakan yang tepat.

Berdasarkan jenis medannya, Survival dapat dikategorikan menjadi 4 jenis yaitu:

  1. Survival di hutan (Jungle Survival)
  2. Survival di laut (Sea Survival)
  3. Survival di padang pasir (Desert Survival)
  4. Survival di dareah kutub (Antartic Survival)

Namun jika dilihat berdasarkan kondisi alam di indonesia, survival bisa juga mencakup kemampuan bertahan terhadap medan hutan belantara, rawa, sungai, padang ilalang, gunung berapi, dsb. Dari masing-masing medan tersebut diperlukan persiapan dan penanganan yang kadang berbeda.

Ketika menghadapi kondisi yang menuntut untuk survival yang terpenting adalah tidak perlu panik. Hal ini biasanya di rumuskan dengan istilah “STOP” yang terdiri atas:

  • S : Seating (berhenti)
  • T : Thingking (berpikirlah)
  • O : Observe (amati keadaan sekitar)
  • P : Planning (buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan)

Sikap tidak panik ini sangat penting sehingga seorang survivor mampu menggunakan lima elemen dasar dalam survival dengan baik. Kemampuan memanfaatkan kelima elemen ini akan sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu survival. Kelima elemen dasar itu adalah: api, pelindung, sinyal, makanan dan minuman, dan pertolongan pertama.

  • Api

Api mempunyai peranan yang sangat penting dalam survival karena berfungsi sebagai penghangat tubuh (ketika malam), menghalau binatang buas, penerangan, memberikan sinyal bahaya dan untuk memasak makanan dan minuman.

Untuk menciptakan api bisa menggunakan dua cara yaitu dengan pemakaian alat (korek api) dan dengan cara alami. Karenanya sangat penting bagi seorang yang berada di alam bebas untuk selalu membawa korek api yang tahan air atau menyimpannya di tempat yang tahan air. Sedangkan untuk cara kedua, membuat api dengan cara alami salah satunya adalah dengan batu dan kayu kering yang tentunya membutuhkan keahlian khusus yang di dapat lewat latihan.

Yang perlu diingat, untuk menciptakan panas, ternyata api kecil mampu memberikan kehangatan yang lebih dibanding api besar. Untuk membuat api, bisa mencari potongan-potongan kayu. Kumpulkan secukupnya kemudian berilah sedikit minyak atau bahan lain yang mudah terbakar (plastik atau kertas) untuk memulai pembakaran.

  • Pelindung

survivalPelindung diartikan sebagai apa pun yang mampu melindungi tubuh dari sengatan matahari, dingin, angin hujan atau pun salju. Baju adalah pelindung pertama tubuh. Pakailah baju yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Jika panas gunakan baju yang tipis. Sebaliknya jika cuaca sedang dingin pakailah baju tebal (hangat). Kenakan jas hujan bila turun hujan.

Selain baju, jika harus berdiam cukup lama di tempat dengan temperatur dingin atau sewaktu malam hari diperlukan bivouc atau tenda baik yang telah dipersiapkan dari rumah maupun mempergunakan bahan-bahan dari alam seperti gua, ranting pohon, dedaunan dan lain sebagainya.

  • Sinyal

Sinyal yang dimaksudkan di sini adalah segala sesuatu yang bisa dijadikan alat untuk meminta pertolongan atau memberitahukan kondisi dan lokasi kita. Alat yang dapat digunakan seperti api, cermin, lampu senter, bendera. Ada berbagai cara yang bisa dipakai untuk memberikan sinyal. Jika ingin memanfaatkan api untuk sinyal maka berhati-hatilah jangan sampai terjadi kebakaran. Gunakan sinyal cermin jika melihat pesawat atau orang pada jarak yang cukup jauh. Sedangkan bila malam tiba bisa menggunakan lampu senter untuk memberi sinyal. Atau bisa pula meminta perhatian dengan cara membuat asap dengan pembakaran. Selain itu, batu, balok atau kain yang berwarna mencolok bisa juga dimanfaatkan untuk memberikan sinyal.

  • Makanan dan minuman

Makanan dan minuman adalah hal vital. Karena itu, Anda harus pandai memanfaatkan persediaan air dan minuman yang sangat terbatas. Cobalah minum jika sedang haus atau sore hari. Pasalnya, manusia bisa hidup selama tiga hari lebih tanpa air. Selain itu, perhatikan soal makanan manusia mampu bertahan hidup tanpa makanan hingga 3 minggu karenanya jangan sembarang memakan tumbuhan yang belum dikenali benar.

  • Pertolongan pertama

Pertolongan pertama adalah pertolongan darurat atau sementara untuk menghindari bahaya yang lebih besar seperti pertolongan terhadap gigitan binatang dan hipotermia. Dalam memberikan pertolongan pertama bisa menggunakan peralatan (obat-obatan) yang telah kita persiapkan sejak awal ataupun memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar. Kemampuan memberikan pertolongan pertama memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang harus dilatih.

Ini hanyalah sekedar pengetahuan dasar tentang survival. Tentang teknik lebih lanjut survival (mungkin) akan saya sampaikan di lain kesempatan.

Tulisan ini terinspirasi oleh postingan 5 Kemampuan Dasar Bersurvival yang penulis baca di akstrimpala.wordpress.com dengan pengembangan dari berbagai sumber. Sumber foto: adventure.nationalgeographic.com dan http://www.exelement.co.uk

Baca Artikel tentang Alam Lainnya:

Tentang iklan-iklan ini

Tentang alamendah

Panggil saja saya Alamendah, tinggal di Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Seorang biasa yang ingin berbagi dengan sobat.
Tulisan ini dipublikasikan di kegiatan alam bebas, pendidikan, Teknik dan tag , , , , , . Tandai permalink.

44 Balasan ke Mengenal survival

  1. scout smetarigala berkata:

    Malam Kak,mohon ijin yach blognya kami sharelink dengan scout smetarigala

  2. mercuryfalling berkata:

    lama juga ya bisa sampe 3 minggu ternyata. aku baru tau. baru tau juga kalo minum cum 3 hari. eh minta referensinya donk, dimana buat research bahwa manusia bs bertahan 3 hari. soale kapan hari aku hampir ngamuk waktu lg puasa, kata temanku disini aku bisa mati karena puasa

    • alamendah berkata:

      Saya dapatkan dari diktat “kumel” pelatihan SAR yang pernh gua terima. Referensi online, sorry dulu belum bsa bantu (kayaknya pernah liat juga) but sampe beberapa hari kedepan gua rada sibuk, so next time.
      Sekedar tambahn, coba baca buku berjudul “Miracle in the Andeas: 72 Hari Tanpa Makanan dan Perjalanan Pulang yang Panjang”. Buku ini tentang kisah nyata pengalaman Nando Parrado dan tim rugby-nya yang pesawatnya terjatuh di pegunungan Andes (Argentina ato Paraguay gitu). Bagus sekedar buat nambah wawasan. Murah, kok gua beli gak sampe 50 ribu.

  3. zefka berkata:

    gw pernah ngelakuin kayak gini pas Ospek di kampus, 2 hari gak dikasih makan, cuma di bekalin gula merah, tapi gw curang .. gw selipin duit di kaos kaki, trus pas ketemu warung… langsung jajan deh :)

    • alamendah berkata:

      Sama, bang. Pas pelatihan SAR. Gua sampe sempet makan “gendu” (sejenis ulat kayu yg lapuk). Kalo curangnya mas, sih masih modal. Gua dan 3 teman (1 tim 4 orang) lihat kampung langsung minta makan tanpa malu2. untung yang punya rumah baik hati. Tapi sekarang kok beda, ya (gak kuat nahan lapar lama2, sukanya lirak-lirik warung aja he.. he..)

  4. kenangamu berkata:

    sudah aku pasang link kamu yah..
    sory baru update

  5. enigma berkata:

    blognya bagus. Temanya juga saya suka dan jarang dibahas. Good work ! GO GREEN !

  6. omiyan berkata:

    dulu saya pernah kehabisan air pas ditengah jalan mana warung ga ada mau tidak mau saya cari pohon pisang terus pas bagian tengah agak bawah dikit saya tusuk pake bambu dan baru bisa melepas dahaga walau airnya agak sepet tapis etidaknya saya ga dehidrasi hihihih

    tulisannya ja=di ngignetin jaman muda dulu hihihih

    • alamendah berkata:

      Di tengah jaman yang modern seperti ini kadang temen ada yang mencela; buat apa belajar survival. Asal ada duit ato credit card semua tinggal beli. Tetapi pengalaman Omiyan membuktikan bahwa pengetahuan dan ketrampilan tentang survival ternyata masih perlu dikuasai. Thanx atas begi2 pengalamannya.

  7. endah s. berkata:

    Survival gak hanya berguna di alam bebas. Ternyata dasar-dasar survival yang pernah aku terima juga bermanfaat dalam memecahkan masalah yang aku hadapi sehari-hari walaupun saya tinggal di daerah perkotaan.
    Postingan yang sangat bagus! Salam kenal (sama-sama endah, lho!)

    • alamendah berkata:

      Prinsip-prinsip dasar survival emang dapat diterapkan dalam segala situasi dan kondisi. Jangankan untuk menghadapi daerah perkotaan, untuk menghadapi calon pacar saja bisa, kok!

  8. Ping balik: Blog Saya Ini « Alamendah's Blog

  9. Ping balik: Jomblo Muncak Abiyoso Dimalam Satu Sura « Alamendah's Blog

  10. Ping balik: Raimuna X Kwartir Daerah Jawa Tengah 2009 « Alamendah's Blog

  11. Erzet Hakim berkata:

    Saya punya teman namanya Dian Susanto. Di Mahapala FEUJ dia punya nama lapangan stempel. Pada November 2006 dia dinyatakan hilang di Gunung Semeru. Alhamdulillah setelah 6 hari, ternyata si stempel ini diketemukan dalam keadaan selamat. Pasca itu, saya sering bertanya apa resepnya bisa survive. Ternyata secara naluriah teman saya ini mempraktekkan rumus stop yg juga tertulis di blognya sampean ini. Setidaknya dengan begitu teman saya tidak menjadi panik dan pendek akal.

    Salut buat konten survivalnya.

    Salam Lestari…!!!

  12. Juan berkata:

    bang..copy paste yah ke blog ku..

  13. tomi berkata:

    Kulo nuwun,……
    Salam blood und breden unchro.

    PARANGGUPITO, WONOGIRI….. HAIIIIII

    DATANGLAH PADAKU…..KU RAIH TANGANMU DENGAN
    KARANG TERJAL PANTAI SEMBUKAN, NAMPU DAN
    KLOTOK.

    NGAPUNTEN, KINALUNGKUNG ATUR. NUWUN.

  14. dz berkata:

    kak…boleh nge share gax……..dZ….agy bikin blog…krang bahan nich…..boleh kan…..+minta sarannya…..

  15. ayu berkata:

    heheheheheheheheheheheheh

Tulis Komentar Sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s